73599341

Ale Ikhwan Jumali

Berfikir dan berkarya besar. Sesederhana rinai embun yang sabar menunggu mentari pagi.

Latest Posts

Ternyata...

By 00.55 ,

Bagaimana kalau ternyata,
Perhatian yang sampai ke kamu hari ini adalah perhatian yang dulunya pernah dibagi olehnya kepada orang lain sebelum kamu...
Dan ternyata,
Kamupun sebelum hari ini juga sudah terlalu banyak mendapatkan perhatian dari orang lain sebelum dia...

Bagaimana kalau ternyata,
Kalimat - kalimat manja yang hari ini membuatmu lemah - lunglai adalah kalimat yang seringkali pula digunakan olehnya untuk me - lemah - lunglai - kan orang lain sebelum kamu...
Dan ternyata,
Kamupun sebelum hari ini juga sudah terlalu sering dibuat lemah - lunglai oleh orang lain sebelum dia...

Bagaimana kalau ternyata,
Genggaman erat - hangat tangannya adalah genggaman yang pernah menghangatkan tangan orang lain sebelum kamu...
Dan ternyata,
Tanganmu pun sebelumnya juga sudah pernah di genggam erat lagi hangat oleh orang lain sebelum dia...

Bagaimana kalau ternyata,
Mata indah yang memandangmu adalah mata yang seringkali ia gunakan untuk memandangi orang lain sebelum kamu…
Dan ternyata,
Kamupun juga memiliki mata indah yang seringkali memandangi wajah sebelum dia…

Bagaimana kalau ternyata,
Senyum manisnya ke kamu adalah senyum serupa yang seringkali ia bagi kepada orang lain sebelum kamu...
Dan ternyata,
Senyum manismu juga sudah seringkali kamu bagi kepada orang lain sebelum dia...

Bagaimana kalau ternyata,
Rayuan mesra yang dia senandungkan kepadamu sore ini adalah serupa dengan yang seringkali ia senandungkan kepada orang lain sebelum kamu...
Dan ternyata,
Sebelum sore ini tiba kamupun juga seringkali mendapatkan senandung serupa dari orang lain sebelum dia...

Bagaimana kalau ternyata,
Kasih sayang yang kamu banggakan dari dia adalah kasih sayang yang serupa dengan yang pernah dia bagi kepada orang lain sebelum kamu...
Dan ternyata,
Kamupun juga sudah pernah merasakan kasih sayang serupa dari orang lain sebelum dia...

Bagaimana kalau ternyata,
Orang lain tersebut adalah mantan kekasihnya, haruskah kamu cemburu?
Dan ternyata kamu juga mantan kekasih orang lain, bolehkah dia cemburu?

Dan bagaimana jika kemudian dari tulang sulbi tersebut terlahir keturunan dari sepasang mantan kekasih orang lain?

Bagaimana kalau,
Apa yang kemudian kita bagi hanya kepada yang halal adalah sesuatu yang memang belum pernah terbagi kepada yang haram?
Bisa, kan?

You Might Also Like

0 komentar