73599341

Ale Ikhwan Jumali

Berfikir dan berkarya besar. Sesederhana rinai embun yang sabar menunggu mentari pagi.

Latest Posts

“26 Fact About Me”

By 01.28 ,

Satu,
Nama gue Jumali. Ya kamu benar, nama khas orang desa yang lahir di era 80-an, ppffftt.
Bojonegoro Jawa Timur. Kota pensuplai 25% kebutuhan migas nasional. Keren gilak. Kebayang gak gimana hidup sama orang Bojonegoro?

Dua,
Berhubung sesuatu dan lain hal, terjadi berbedaan yang signifikan antara akta lahir dengan surat kelahiran gue. Utamanya pada data tanggal, bulan, dan tahun kelahiran. Jelas, ini berhubungan erat pada umur gue yang sesungguhnya. Tapi gue masih bersyukur banget, nama nyokap bokap masih sama. Berarti Gue bukan pangeran yang tertukar

Tiga,
Semasa kecil, rekan sepermainan mengutarakan cita-cita nya masing-masing. Mereka kebanyakan ingin jadi superhero kayak di tivi. Tapi dengan gagah nya gue bercita cita ingin menjadi sarjana

Empat,
Karena sesuatu dan lain lagi, cita-cita tersebut sempat terlupakan. Gue bahkan sempat putus sekolah. You know kan what is the reason. Mana ada anak pelosok desa keluarga petani yang bisa sekolah tinggi. Ya, alasan ekonomi, lulus SMP gue kerja, tahun depan nya baru sekolah lagi

Lima,
Gue inget kembali tentang sarjana. Tepat saat gue ketrima di sebuah universitas yang kece bade. Itupun saat daftar dan ngurus berkas segalanya tanpa sepengetahuan nyokap bokap gue. Takut ga dibolehin karena ga ada biaya

Enam,
Ini tanggal lahir gue yang tertera di surat kelahiran. Dan hari ini kali pertamanya gue update status facebook sejak enam bulan terakhir di tanggal enam Maret 2014. Qodarullah, Enam. Tanpa perencanaan

Tujuh,
Lanjut gan. Wal hasil, gue ketrima Program Beasiswa Bibit Unggul di Universitas Gadjah Mada Fakultas Teknologi Pertanian Jurusan Teknik Pertanian. Nyaris, sekolah gempar, setahu gue, ini kali pertama nya ada anak di sekolah gue yang tembus kuliah gratis di kampus sekelas Word Class. Gue yang sebelumnya sudah terkenal, mendadak makin terkenal. Sampai sampai ada majalah sekolah yang konon pakai cover photo gue. Jadi malu.

Delapan,
Ini bulan lahir gue di akta kelahiran


Sembilan,
Di kampus, gue buat nama panggilan baru. entah bagaimana ceritanya gue lupa, terpilihlah Ale. Kemudian mainnya sama anak tarbiyah, gue tambahin Ikhwan. Tergabunglah menjadi Ale Ikhwan Jumali. Inilah nama pena dan semua akun media sosial gue.


Sepuluh,
Gue orang nya galak dan sensitif, tapi bisa  mendadak sangat romantis melankolis saat turun hujan, apalagi di saat senja datang. Entah, terlalu banyak kenangan yang menyelimuti barangkali.
Aduh, kenapa mendadak puitis begini? Lupakan lupakan

Sebelas,
Sebenarnya gue orang yang perfectionist idealis, suka risih ama yang namanya ketidak teraturan. Tapi suka kaburo maktan karena ga aplikatif. Gue nya sendiri masih banyak berantakan dimana mana

Duabelas,
Sejak SMP gue suka nulis. Terutama puisi. Pernah satu waktu di satu buku tulis itu penuh halaman nya gue isi semacam diari berbentuk puisi. Semuanya tanpa judul. Kemudian gue kasih liat ke cewe yang gue suka, gue minta doi buat ngasih judul di masing masing karya. Gilak bukan, betapa romantis nya gue begitu alami sejak dulu. Tapi apa yang terjadi? Doi kaga mau, haha. Gue di tolak. Dicampakkan sejak dini


Tigabelas,
Jiwa leadership gue tinggi banget. Match banget ama goldar gue yang A kali ya. Paling ga nyaman kalau jadi follower, jadi staff, jadi jundi. Nyaris bahkan saat jalan kaki bareng temen temen, pasti naluri gue selalu melangkah lebih cepat, wal hasil gue di depan barisan. Emang layak diperhitungkan buat jadi Imam dah. Apa kamu udah yakin ga mau jadi makmum ku?
#haitsaahhh

Empatbelas,
Kamu tahu? Gue bangga banget pernah besar di Pramuka, Praja Muda Karana. Satu doktrin yang membekas salah kini,
"Hidup hidupilah pramuka, jangan mencari hidup di pramuka"
Bahkan gue masih hafal Dasa Dharma, tapi udah lupa trisatya. Dan empatbelas, adalah tanggal kelahiran pramuka. Salam Pramuka!

Limabelas,
Kegemaran menulis belakangan ini gue lanjutin. Tepatnya di tahun 2014 setidaknya ada 20-an judul yang gue release dalam kurun waktu empat bulan an. Produktif? Entah, terlalu banyak kisah yang harus dituliskan waktu itu. Mulai dari genre haroki, politik, ampe cintacinta an. Gue pengen jadi penulis, kemudian gue malu untuk ngelanjutin nulis lagi karena belum mampu menyelesaikan tulisan utama gue. SKRIPSI!

Enambelas,
Oh ya, jadi inget tentang skripsi gue yang udah empat semester gue telantarin. Jujur, gue belum bener bener mengalokasikan waktu buat ngerjain ni kewajiban. Entah, selalu saja ada alasan untuk mengerjakan hal lain. Benar nasehat Meito Gai pada Rock Lee,
"hasil tidak akan pernah menghianati usaha"
Gue sampai gak enak ama dosbing yang udah baik dan sabar banget, tapi gue kaga serius ngerjain nya. Ampun pak, bu…

Tujuhbelas,
Entah kenapa, gue mudah sekali berdegup kalau liat akhwat berhijab lebar. Dan benar kata teman, makin lebar makin menawan. Bukan apa apa, kayaknya ini hanya penyesuaian saja, perubahan parameter ketertarikan dari jaman jahiliyah menuju tarbiyah. Please, jangan bully gue soal ini

Delapanbelas,
Yang membuat gue berdegup bukan sekedar pada wajahnya saja, karena kadang liat dari belakang saja sudah sama rasanya. Gue berdegup karena takjub pada pilihan nya menjaga diri dan agamanya. Cerita detail tentang ini ada di tulisan saya "Diary Seorang Ikhwan"

Sembilanbelas,
Gue pelupa parah, baik nama maupun wajah, apalagi materi pelajaran sejarah. Butuh waktu ngobrol dulu dalam durasi yang lama untuk bisa merekam nama wajah dan karakter seseorang dalam memori saya

Duapuluh,
Gue suka warna hitam dan warna putih, tapi mudah berdegup juga kalau lihat yang warna pink. Iyaa, lihat kamuuu.

Duapuluh Satu,
Secara sepihak, gue mengakuisisi diri gue sebagai orang yang penyabar dan kebapakan. Mudah akrab dengan anak kecil. Kebayang kan, betapa aman nya anak mu kelak saat kita urus bersama?
#Kiyaaaaa

Duapuluh Dua,
Ini tanggal lahir gue sesuai akta kelahiran

Duapuluh Tiga,
Kalau lagi pusing banyak fikiran, biasanya gue makan mie ayam bakso. Jadi pilih menu ini aja kalau mau ntraktir gue yak, ini mafor gue. Selain berfikir untuk segera lulus, saya juga harus berfikir untuk tetap bisa makan. IYKWIM

Duapuluh Empat,
Gue adalah pendiri ODOJ-SI. One Day One Juz Suami Idaman. Kekuasaan gue mutlak disitu. Qodarullah, tepat pada tanggal 02 September 2015 melewati putaran kedua belas kali khatam, tepat setahun umur Gadget gue ini, yang gue beli 02 September 2014

Duapuluh Lima,
Ini adalah kali pertama nya dalam hidup gue, bisa istiqomah dalam  setahun untuk ngodoj. Yak, ngaji rerata sehari se juz. Semoga berkah pahala jariyah mengalir kepada Bayu Subrata dan Pratama Widodo, pendiri ODOJ. Say hello juga untuk member ODOJ-SI yak

Duapuluh Enam,
Karena gue hanya mengakui data valid di surat kelahiran,

- bukan di akta kelahiran -,

maka hari ini adalah hari ke duapuluh enam tahun gue....

Ruang utama masjid,
01.29 – 06 Sept 2015,
Barokallahu fi umrik, Me!

You Might Also Like

0 komentar