73599341

Ale Ikhwan Jumali

Berfikir dan berkarya besar. Sesederhana rinai embun yang sabar menunggu mentari pagi.

Latest Posts

Rolling dan Regrouping, Ujian Keikhlasan dan Kesungguhan

By 02.00 ,

🌺 Dalam jamaah dakwah ini, ketokohan dan figuritas adalah dua hal yang cukup di hindari. Itulah kenapa, konsep yang di bangun di jamaah adalah sistem halaqoh, sistem liqo, di mana di dalam nya, semua orang berhak dan bisa mengakses kesempatan untuk Saling berbicara. Tidak ada yang lebih dominan antara satu dengan yang lain, termasuk dominasi murabbi sekalipun.

💝 Selanjutnya, yang dibangun adalah konsep keikhlasan dan kesungguhan. Itulah kenapa, seringkali kadang ada intruksi mendadak, tempat pindah, ganti jadwal dan lain hal. Ini bagian dari ujian keikhlasan dan kesungguhan jundi dalam mengikuti setiap aktifitas tarbawyah kita.

🌺 Termasuk adalah, saat adanya Rolling Murabbi dan juga Regrouping. Ini bagian dari ujian ketokohan dan juga semangat kejamaahan. Murabbi yang faham kondisi binaan, ketika sudah mulai nampak jenuh apalagi jumud, maka akan segera ada program tersebut. Kalau dilihat sudah nampak terlalu akrab sesama anggota atau justru terlalu kering Forum nya, ketika sudah nampak terlalu asyik dengan Murabbi nya atau justru terlalu kaku dan beku,maka saat itulah akan dilakukan proses Rolling Murabbi dan atau Regrouping.

💝 Maka, di dalam Regrouping dan Rolling Murabbi tersebut akan dilihat, mana yang berangkat liqo nya karena Murabbi, mana yang ikhlas. Mana yang berangkatnya karena temen mana yang ikhlas. Figuritas dan ketokohan di uji. Asal main bareng dan ikhlas meskipun sendiri juga di uji.
====================
Nanti akan terjawab, sebenernya selama ini kita ngaji itu karena siapa? Karena apa?
====================
Apakah ikhlas atau karena figur? Apakah ikhlas atau karena akut ikutan temen.
====================
Jika ikhlas, maka ya tidak peduli akan dapat Murabbi yang seperti ini. Jika ikhlas, maka juga akan tidak peduli dapat kelompok baru yang bagaimana pun juga. Karena ngaji nya lillah, ngaji nya fillah.

🌺 Salah satu penyakit yang melanda, pasca Regrouping dan Rolling Murabbi adalah membanding bandingkan.
====================
"Wah, Murabbi baru nya ga kayak yang dulu"
"Wah, Murabbi baru nya enakan yang dulu"
"Ah, temen temen nya asyiekan yang dulu"
"Ah, ini temen temen nya lebih kece dan nyenengin"
====================
Itulah beberapa penyakit hati. Yang akhirnya berujung kemalasan dan mengotori keikhlasan. Padahal sesungguhnya, kehadiran orang orang di sekitar kita, adalah tidak lain merupakan, sarana Tarbiyah yang Allah hadirkan untuk kita. Menguji kesabaran, menguji kedewasaan.

💝 Belum lagi saat merasa,
====================
"Yah, Murabbi nya payah. Materi nya itu itu terus"
"Yah, Murabbi nya gak asyik. Tiap liqo gak pernah dapat materi. Kalaupun ngasih materi, juga sedikit. Gak bergairah"
"Yah, ini mah mending ga usah liqo kalau Murabbi nya kaya gini"
====================
Itulah penyakit penyakit hati yang syaitan tiupkan, agar kita lepas dari jamaah. Agar kita memilih menyendiri dan terlepas dari keberkahan.

🌺 Jikalau memang demikian, kenapa bukan kita yang jaid Murabbi? Kenapa bukan kita yang mengisi liqoat itu?
La trus Murabbi nya sendiri bagaimana?
Ya murabbi tetap Murabbi, kita tetap mutarrabi. Karena liqoat itu bukan sekedar menerima atau memberi, tapi berbagi. Kita lah yang berbagi, kitalah yang harus menjadi bagian dari dimensi perbaikan. Bukan hanya menuntut, apalagi memaki.

💝 Karena bisa jadi, pahala terbesar dan terbaik kita, saat bersabar sabar yang panjang, saat berkawan kawan yang indah. Dan di situlah, keberkahan. Sabar saja, lama lama juga ada Rolling Murabbi dan Regrouping lagi ☺

🌺 Selamat menikmati dinamika dalam lingkaran cinta yang tak bertepi ini. Karena tanpamu, lingkaran ini menjadi begitu tidak berbentuk.

🌺💝
Ila liqo ☺

====================
Sepenuh jiwa,
Ale Ikhwan Jumali
Founding Father ODOJ-SI Yogyakarta

You Might Also Like

1 komentar

  1. Nice artikel bro... semoga tetap istiqomah bersama dakwah

    main-main ya ke gowalgawul.blogspot.com

    BalasHapus